AnnahlaNews | Siap Menggapai Masa Depan Santri Ma’had Annahla Selesaikan Seluruh Fase Lanjut Program Pembinaan Beasiswa BAZNAS 2026
AnnahlaNews | Siap Menggapai Masa Depan Santri Ma’had Annahla Selesaikan Seluruh Fase Lanjut Program Pembinaan Beasiswa BAZNAS 2026
LHOKSEUMAWE – Penguatan kompetensi santri binaan terus melaju ke titik optimal. Mengikuti kesuksesan agenda pada awal tahun, Ma’had Annahla Kota Lhokseumawe kembali memperkuat kemitraan dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam merampungkan seluruh tahapan lanjutan Program Pembinaan Beasiswa Santri BAZNAS Periode Maret, April, hingga Mei 2026. Pendampingan berkala ini secara khusus menyasar para santri tingkat akhir kelas 3 SMA sebagai penerima manfaat utama program.
Kurikulum pembinaan fase lanjut ini diformulasikan secara komprehensif, mengintegrasikan bimbingan akademik UTBK, simulasi evaluasi yang ketat, literasi teknologi informasi, bimtek kemandirian psikologis, hingga penguasaan teknik komunikasi publik. Sinergi ini bertujuan untuk mencetak lulusan dayah yang tangguh secara akademis sekaligus cakap dalam beradaptasi di ruang perkuliahan perguruan tinggi nasional.
Ulasan Naratif Kronologis Pelaksanaan Ragam Kegiatan
1. Seminar Penguatan Akademik dan Mental Seleksi UTBK (Rabu-Kamis, 1–2 April 2026)
Sebagai pembuka fase krusial menjelang seleksi masuk perguruan tinggi, Ma'had Annahla menyelenggarakan Seminar penguatan kesiapan akademik dan mental menghadapi Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Kegiatan yang dilaksanakan secara tatap muka selama dua hari berturut-turut pada tanggal 1 dan 2 April 2026 ini bertempat di ruang kelas Ma’had Annahla. Guna menyajikan pembekalan yang berbobot, panitia menghadirkan Ust. Qardawi, S.E dan Ust. Abdul Haris, S.Ag., dua pemateri yang sangat kompeten di bidang motivasi belajar dan taktik seleksi perguruan tinggi.
Tujuan utama kegiatan seminar ini adalah menumbuhkan kepercayaan diri dan ketahanan mental santri binaan di tengah atmosfer kompetisi kampus yang ketat. Dalam pelaksanaannya, para pemateri mengupas tuntas strategi belajar terarah, metodologi pengerjaan soal UTBK, serta manajemen waktu pengerjaan ujian. Sesi interaktif dibuka secara luas, memberikan kesempatan kepada santri untuk berkonsultasi langsung mengenai kendala belajar harian, sehingga terbangun suasana pembelajaran yang aktif, optimis, dan komunikatif.
Pemaparan taktis dan sesi motivasi spiritual oleh Ust. Qardawi, S.E. guna memantapkan daya juang mental santri.
2. Program Simulasi Try Out UTBK Berskala Daerah dan Mandiri (6–7 & 16, 17, 18, 20 April 2026)
Melanjutkan fondasi teori ke dalam ranah uji praktis, santri penerima Beasiswa BAZNAS diwajibkan mengikuti program simulasi ujian tertulis (Try Out) sebanyak 6 kali pertemuan. Rangkaian uji coba ini dibagi ke dalam dua tahap utama. Tahap pertama diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan Provinsi Aceh yang berlangsung selama dua hari, yakni pada tanggal 6 dan 7 April 2026. Selanjutnya, tahap kedua merupakan "Try Out" berkala pendalaman yang digelar secara mandiri oleh tim guru bimbingan belajar (bimbel) internal Ma’had Annahla pada tanggal 16, 17, 18, dan 20 April 2026.
Mengambil tempat di ruang kelas dan ruang guru Ma’had Annahla yang dirancang tenang serta kondusif, seluruh rangkaian simulasi ini berjalan dengan pengawasan ketat menyerupai sistem ujian nasional yang sesungguhnya. Melalui pembagian materi soal terstandar dan pembatasan durasi waktu yang ketat, para santri terlatih untuk mengikis kecemasan psikologis, mengasah fokus pikiran bawah sadar, serta membangun kalkulasi taktis dalam menyelesaikan soal-soal tingkat tinggi (HOTS) di bawah tekanan waktu.
Suasana ruang kelas yang kondusif saat para santri berfokus penuh menyelesaikan lembar soal simulasi UTBK.
3. Pelatihan Literasi Digital dan Kepenulisan Karya Ilmiah (Senin, 13 April 2026)
Sadar akan urgensi penguasaan instrumen teknologi informasi di era modern, Ma’had Annahla menyelenggarakan Pelatihan Literasi Digital dan Teknologi Informasi bagi seluruh santri penerima manfaat Beasiswa BAZNAS pada Senin, 13 April 2026. Bimbingan teknis (Bimtek) yang difokuskan di ruang pembelajaran komputer pesantren ini dipimpin oleh dua akademisi dan praktisi pendidikan terkemuka, yaitu Abi Taufikurrahmi, S.E., M.Pd. serta Ustazah Rizma Haqqiy, S.Pd.
Materi inti bimbingan teknis ini tidak hanya mengenalkan pengoperasian dasar-dasar perangkat keras dan perangkat lunak komputer, tetapi juga diarahkan secara spesifik pada metodologi kepenulisan naskah ilmiah yang baik, runtut, dan benar. Pemateri memberikan pendampingan praktis secara bertahap, mulai dari teknik pencarian jurnal digital hingga sistematika penulisan laporan. Langkah ini diambil agar santri memiliki kesiapan literasi digital yang mapan dan tidak gagap teknologi dalam menuntaskan tugas-tugas riset perkuliahan kelak.
Praktik pengoperasian IT dan bimbingan penulisan ilmiah terstruktur bersama tim pengajar Ma'had Annahla.
4. Bimtek Penguatan Kemandirian Melalui Manajemen Waktu (Jumat, 24 April 2026)
Transisi kehidupan dari lingkungan pesantren menuju lingkungan kampus membutuhkan kesiapan adaptasi personal yang matang. Oleh karena itu, pada Jumat, 24 April 2026, pihak Ma’had Annahla melaksanakan Bimbingan Teknis kepribadian dengan mengangkat tema sentral "Manajemen Waktu: Kuliah, Organisasi, dan Keseharian". Sesi bimbingan psikologis-manajerial ini diasuh oleh Tgk. Zulfirman, M.Pd., seorang pakar pengelolaan karakter kepemimpinan remaja Islami.
Tgk. Zulfirman, M.Pd. memberikan penekanan bahwa kehidupan di perguruan tinggi menuntut tingkat kemandirian individu yang jauh lebih besar karena hilangnya sekat jadwal ketat harian pesantren. Melalui pendekatan dialog interaktif, para santri diajarkan teknik penyusunan skala prioritas (priority matrix), strategi menghindari prokrastinasi (menunda pekerjaan), serta seni menyeimbangkan porsi waktu belajar, aktivitas organisasi mahasiswa, ibadah personal, dan interaksi sosial agar tetap produktif dan berdisiplin tinggi.
Antusiasme santri dalam menelaah materi pembagian waktu demi mempersiapkan kemandirian hidup pasca-pesantren.
5. Puncak Pembinaan Terpadu: Pelatihan Public Speaking dan Orasi Gagasan (Senin-Selasa, 11–12 Mei
2026)
Sebagai puncak penutup dari seluruh rangkaian program pembinaan berkelanjutan, Ma’had An-Nahla menggelar Pelatihan "Public Speaking" intensif selama dua hari penuh, yaitu pada Senin dan Selasa, tanggal 11 dan 12 Mei 2026. Bertempat di ruang pertemuan khusus Dayah An-Nahla yang telah ditata secara apik, agenda ini dirancang oleh kepanitiaan internal yang terdiri dari para guru dan pengurus dayah yang selama ini bertugas mendampingi program Beasiswa BAZNAS.
Pelatihan berskala besar ini menghadirkan kolaborasi panel pemateri ahli lintas disiplin, di antaranya Ustazah Rizma Haqqi, S.Pd., Ustaz Taufiqurrahmi, S.E., M.Pd. (selaku pimpinan Dayah Ma’had An-Nahla), Ustaz Rizal Al-Faqih, M.Pd., dan Ustaz Arief Rizkil Ula. Materi yang disajikan mencakup teknik artikulasi vokal, penguasaan panggung, etika berbicara di depan publik, penyusunan materi presentasi taktis, hingga strategi komunikasi persuasif. Seluruh santri terlibat aktif dalam sesi simulasi praktik pidato, presentasi ilmiah, dan orasi ide, yang secara instan mendongkrak rasa percaya diri dan keberanian mereka dalam mengekspresikan gagasan islami.
ASantri beasiswa mempraktikkan keterampilan komunikasi publik secara mandiri di hadapan tim penguji dayah.
Manifestasi Sinergisme Mewujudkan Kader Bangsa Berprestasi
Keberhasilan Ma'had Annahla menuntaskan program pembinaan berkala terhitung sejak awal tahun hingga bulan Mei 2026 ini menjadi cerminan nyata pemanfaatan dana zakat dan program beasiswa BAZNAS yang produktif, akuntabel, dan tepat sasaran. Pendampingan menyeluruh yang mencakup aspek intelektual, manajerial, spiritual, serta vokasional ini sukses melahirkan profil santri yang siap berkompetisi di tingkat nasional.
Segenap pimpinan, staf pengajar, dan pengurus Dayah Ma’had Annahla menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BAZNAS atas jalinan kemitraan yang berkelanjutan ini. Melalui pembekalan komprehensif ini, para santri penerima manfaat Beasiswa BAZNAS kini siap melangkah dengan optimisme baru, membawa identitas santri yang berakhlak mulia, cerdas, berwawasan luas, serta siap memberikan kontribusi nyata di tengah kehidupan bermasyarakat.