Tangguh Hadapi Pasca-Banjir, Santri Ma’had An Nahla Lhokseumawe Sukses Selesaikan Rangkaian Pembinaan Beasiswa BAZNAS 2025
Tangguh Hadapi Pasca-Banjir, Santri Ma’had An Nahla Lhokseumawe Sukses Selesaikan Rangkaian Pembinaan Beasiswa BAZNAS 2025
LHOKSEUMAWE – Semangat juang tinggi ditunjukkan oleh para santri kelas 3 SMA Ma’had An Nahla Kota Lhokseumawe. Meski wilayah mereka sempat dilanda bencana alam banjir yang memutus jaringan internet dan pasokan listrik, rangkaian Program Pembinaan Beasiswa Santri BAZNAS 2025 sukses diselenggarakan secara maraton dengan mengombinasikan metode daring mandiri hingga seminar tatap muka.
Suasana pertemuan perdana via Zoom Meeting di Ma'had An Nahla.
Rangkaian program komprehensif ini bertujuan untuk memberikan pembekalan mental, spiritual, serta strategi akademik yang matang bagi para santri penerima beasiswa demi mewujudkan target kelulusan 100 persen ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
Langkah awal program ini diawali pada Senin, 17 November 2025, melalui pertemuan perdana via Zoom Meeting langsung dari kompleks Ma’had An Nahla. Dalam pertemuan silaturahmi tersebut, pihak penanggung jawab BAZNAS memberikan apresiasi langsung kepada para santri kelas 3 SMA yang dinilai memiliki prestasi akademik dan kepedulian sosial yang tinggi. Pertemuan ini menjadi pemantik awal motivasi sebelum para santri menghadapi fase akhir pendidikan menengah.
Namun, tantangan besar muncul sesaat setelahnya ketika bencana banjir melanda wilayah Aceh dan Lhokseumawe. Ketidakstabilan arus listrik dan kendala jaringan internet sempat menghambat pelaksanaan kelas interaktif langsung. Responsif terhadap situasi darurat tersebut, pihak pengelola dan pendamping Ma’had An Nahla mengambil inisiatif alternatif agar program pembinaan tidak terputus. Para santri diarahkan untuk mengikuti pembinaan berkala secara mandiri dari rumah masing-masing dengan memanfaatkan rekaman materi yang diunggah oleh BAZNAS ke platform YouTube. Langkah ini terbukti efektif dalam menjaga ritme belajar sekaligus melatih kemandirian serta tanggung jawab pribadi para santri di tengah kondisi darurat.
Berikut adalah rincian detail pelaksanaan agenda pembinaan berkala dari rumah masing-masing santri penerima Beasiswa Santri BAZNAS 2025 yang terdampak banjir, hingga pelaksanaan seminar motivasi tatap muka:
1. Pemantapan Kesiapan Pascabencana (Rabu, 17 Desember 2025)
Sebagai langkah tindak lanjut menyeluruh pascabencana alam, kegiatan penyimakan ulang materi vital mengenai "Strategi 100% Lulus Program Beasiswa Santri BAZNAS" resmi diselenggarakan secara daring pada Rabu, 17 Desember 2025. Penjadwalan ulang ini disesuaikan dengan tingkat pemulihan fisik daerah dan kesiapan mental santri. Inisiatif menonton rekaman ulang ini menjadi opsi mutlak bagi pihak pengelola dan pendamping guna menjamin keberlanjutan program beasiswa di wilayah Aceh secara berkesinambungan.
Proses pemantapan taktis dan pengarahan jarak jauh guna memastikan target kelulusan santri ke PTN tetap tercapai 100%.
2. Pembekalan Strategi Ala Pesantren (Kamis, 18 Desember 2025)
Pada Kamis, 18 Desember 2025, para santri penerima Beasiswa Santri BAZNAS memulai rangkaian awal pembinaan lanjutan dengan menyimak materi pembelajaran digital. Materi difokuskan pada "Strategi Pendampingan Ala Pesantren Tradisional dan Modern untuk Lulus PTN". Karena situasi banjir yang membatasi aktivitas kelompok dan mengganggu stabilitas live streaming Zoom, media rekaman YouTube dipilih agar santri tetap fleksibel mengakses materi secara mandiri dari kediaman masing-masing tanpa kehilangan kesinambungan pembelajaran.
Salah satu santriwan dan santriwati secara mandiri fokus menyimak materi integrasi strategi pesantren tradisional dan modern dari rumah.
3. Strategi Jalur Prestasi dan Golden Tiket (Jum'at, 19 Desember 2025)
Di tengah kondisi pembatasan pasca-banjir, santri putra tetap antusias menelaah kiat sukses menembus jalur khusus PTN.
Melanjutkan program berkelanjutan, pada Jum'at, 19 Desember 2025, seluruh santri penerima manfaat kembali mengikuti pembakalan taktis secara mandiri. Kali ini materi yang disajikan membedah secara mendalam tentang "Strategi Lulus Jalur Prestasi, Golden Tiket, Tahfizh, dan Organisasi". Meskipun wilayah Lhokseumawe masih tergenang banjir dan sebagian besar santri terdampak langsung, mereka tetap diarahkan mengakses tautan YouTube sebagai solusi darurat guna menjaga ritme pembelajaran dan menumbuhkan sikap kemandirian yang tinggi.
4. Menghadapi Tantangan Geografi Lolos PTN (Sabtu, 20 Desember 2025)
Penggunaan media alternatif laptop dan gawai guna memastikan seluruh muatan tantangan kompetisi geografis kampus terserap optimal.
Agenda pembinaan berikutnya dilaksanakan pada Sabtu, 20 Desember 2025, dengan materi krusial bertajuk "Tantangan Geografi: Pendampingan Santri untuk Lolos PTN". Pemanfaatan platform YouTube memberikan fleksibilitas tinggi bagi para pendamping dalam mendistribusikan wawasan peta kompetisi kampus nasional, sekaligus membebaskan santri dari hambatan teknis koneksi sinkron yang belum pulih total, serta memperkuat kesadaran akan pentingnya tanggung jawab pribadi terhadap proses belajar.
5. Strategi Jalur Tes dan Sosialisasi Literasi (Senin, 22 Desember 2025)
Internalosasi nilai ketekunan belajar mandiri yang terus dipertahankan santri di sela-sela aktivitas harian pascabencana.
Pada Senin, 22 Desember 2025, rangkaian kelas daring alternatif ditutup dengan materi bertemakan "Strategi Lulus Jalur Tes dan Sosialisasi Penulisan Buku". Melalui metode ini, santri tidak sekadar diarahkan untuk menguasai kisi-kisi ujian masuk perguruan tinggi, tetapi juga dibekali nilai kedisiplinan, ketekunan, serta daya juang literasi sebagai bekal autentik penerima amanah beasiswa BAZNAS masa depan.
Setelah situasi lingkungan dan infrastruktur dayah berangsur pulih total, Ma’had An Nahla Kota Lhokseumawe menggelar agenda puncak berupa Pembukaan Program dan Seminar Motivasi secara tatap muka langsung selama dua hari penuh, tepatnya pada tanggal 27 dan 28 Desember 2025. Agenda ini sekaligus diposisikan sebagai momentum penutup akhir tahun serta peresmian dimulainya program pembinaan intensif pada periode berjalan. Pada hari pertama, acara dipusatkan di ruang kelas Ma'had An Nahla dan dibuka secara resmi oleh Pimpinan Ma’had An Nahla Kota Lhokseumawe yaitu Abi Taufikur Rahmi, S.E., M.Pd. Beliau memberikan pengarahan strategis, dukungan moral, serta bimbingan awal mengenai tanggung jawab moral sebagai santri pilihan penerima Beasiswa BAZNAS.
Pimpinan Ma'had An Nahla saat memaparkan komitmen sinergi di hadapan para santri pada hari pertama.
Memasuki hari kedua, suasana pembinaan menjadi kian interaktif dan hidup dengan kehadiran Ustadz Reza Al-Faqih, M.Pd, yang merupakan dosen STIT Syamsuddhuha pada Jurusan Tarbiyah Bahasa Arab. Selaku pemateri utama seminar motivasi, beliau membedah kunci sukses membangun ketahanan mental dan spiritual santri di lingkungan pesantren tradisional maupun modern.
Ustadz Reza Al-Faqih, M.Pd memimpin dialog interaktif pembekalan spiritual dan motivasi belajar santri.
Melalui kombinasi yang tepat antara kelas mandiri digital dan penguatan motivasi tatap muka ini, para santri kelas 3 SMA Ma'had An Nahla diharapkan tidak hanya siap secara akademis untuk bersaing di kancah perguruan tinggi nasional, tetapi juga matang secara karakter, disiplin, berintegritas, serta memiliki kepedulian sosial yang nyata terhadap sesama.